Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2020

Saya adalah Gereja

Hari minggu lalu saya dan keluarga mengikuti ibadah online gereja lokal kami di sebuah plaform digital terkemuka. Makanan rohani yang saya terima hari itu cukup tajam meingatkan saya akan sebuah fakta yang seringkali kita lupakan; SAYA ADALAH GEREJA. Semoga apa yang saya coba bagikan kali ini juga menjadi sesuatu yang baik buat kalian juga. Kita seringkali mengidentikkan gereja dengan sebuah lokasi, kerumunan orang tertentu, atau gedung tertentu. Kalimat yang cukup sering kita dengar atau gunakan, "Mari kita berangkat ke gereja!" atau "Sudahkah kamu beribadah di gereja?" Hal ini secara jelas menggambarkan bentuk dan posisi gereja di komunitas nasrani saat ini. Gereja dipandang sebagai sebuah entitas yang ada diluar pribadi kita. Mari kita lihat, apa yang Alkitab tuliskan tentang gereja. Mungkin mengejutkan bagi sebagian dari kita, namun secara harfiah, kata gereja atau dalam bahasa inggris church tidak pernah disebutkan di Alkitab. Namun, dalam beberapa terjema...

Seberapa besar Allah mengasihi manusia?

Sebagai pengikut Kristus, ada satu kutipan Alkitab yang paling sering kita dengar seumur hidup kita, yaitu Yohanes 3:16 : " Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. " Minimal setiap kali ada ibadah besar seperti Paskah, Kebangkitan Kristus, maupun perayaan Natal ayat ini umumnya disebutkan paling tidak satu kali dalam setiap ibadah. Dikatakan begitu besar kasih Allah. Namun apakah kita sebenarnya sadar seberapa besar kasih-Nya? Kira-kira, apakah kita bisa membayangkan, apa yang Allah rasakan saat Adam dan Hawa, manusia yang Allah ciptakan secara khusus dari debu tanah serupa dengan gambar dan rupa-Nya ( Kejadian 1:26-27 ) dan secara personal menerima hembusan nafas kehidupan dari-Nya ( Kejadian 2:7 ), yang ditempatkan di taman terbaik yang ada di dunia ( Kejadian 2:8-14 ), melakukan dosa pertama kali? Satu-satunya larang...

Define The Relationship: FAN or FOLLOWER

Baru-baru ini saya sedang membaca sebuah buku berjudul Not a Fan . Apa yang dituliskan Kyle Idleman dalam buku tersebut cukup membuat pribadi saya terdiam dan berpikir dalam. Sebuah kalimat yang begitu mengguncang hati saya adalah: "Fans of Jesus who know all about Him, but they don't know Him." Buku ini mengajak kita bertanya kepada diri kita sendiri, apakah kita merupakan seorang pengikut (FOLLOWER) Kristus? Atau kita hanya pengagum (FAN) Kristus? Saya begitu terpukau dengan fakta bahwa Yesus tidak perduli dengan berapa banyak orang yang menyukai atau mengagumi-Nya. Apa yang terjadi pada kisah yang diceritakan pada injil Yohanes pasal 6, membuat mata saya terbuka, bahwa ada satu karakter Kristus yang selama ini saya tidak kenali. Yohanes 6 seringkali dibahas atau diangkat dalam khotbah yang kita dengar selama ini. Kebanyakan dari kita mungkin mengingat pasal ini sebagai kisah Yesus memberi makan lima ribu laki-laki beserta keluarganya hanya dengan lima roti jelai dan...

Danger ≠ Fear

Sebagai seorang pengikut Kristus, kita diminta untuk:  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan  ( Yesaya 41:10 ). Tentu hal ini sering sekali kita dengar, entah dari khotbah atau para pemimpin rohani dan teman rohani yang mencoba menguatkan kita atau orang lain. Saya pribadi sangat setuju dengan kata "Jangan takut!", bukankah  Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?  ( Roma 8:31b ) Ketika Indonesia mulai merasakan penularan masiv pandemi COVID-19, banyak sekali kalangan masyarakat yang terkena dampaknya entah dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Yang memperburuk keadaan adalah ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir. Karena situasi ini, ada sebagian dari kita yang melakukan banyak tindakan persiapan seperti membeli vitamin, alat pelindung diri, cadangan makanan dan lain seba...

Menghitung hari

Di akhir tahun 90an, ada sebuah lagu yang cukup sering terdengar pada masa itu, diciptakan oleh Melly Goeslaw dan dinyanyikan oleh Krisdayanti, judulnya sama dengan judul postingan ini, menghitung hari. (Jangan coba menebak umur penulis...) Ya, dalam masa-masa tanggap darurat COVID-19, banyak yang mengalami kebosanan dan kebingungan di rumah masing-masing, sehingga frasa menghitung hari jadi sesuatu yang cukup masuk konteks saat ini. Ketika mendengar tentang menghitung hari, mungkin kita membayangkan begitu bosannya kita hingga perlu menghitung hari. Tapi ternyata dalam konteks Alkitab, menghitung hari punya makna yang begitu dalam loh! Kitab Mazmur sendiri sebenarnya terbagi dalam lima bagian, dan bagian keempat dimulai dari Mazmur 90 , dengan judul Doa Musa, abdi Allah. Pada pasal tersebut, ada satu ayat dimana musa berkata: " Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. " Dalam terjemahan lainnya juga dikatakan: Teach us to ...

Simon Petrus dan Yudas Iskariot

Kita tentu mengenal kedua pribadi yang tertulis namanya dalam judul artikel kali ini. Kedua orang ini adalah murid-murid Yesus yang paling dekat dengan Dia. Kedua orang ini meskipun memiliki starting point yang sama sayangnya memiliki akhir hidup yang berbeda. Disebutkan dalam Matius 16:18 : " Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. " dimana setelah Yesus terangkat ke Surga, Petrus menjadi salah satu pemimpin dari jemaat mula-mula, bahkan gereja Katolik mengakui bahwa Simon Petrus adalah Paus yang pertama ( the first Pope ). Yudas di sisi lain mengakhiri hidupnya dengan tragis. Ketika saya mendengar kembali kisah akhir hidup Yesus hingga Ia disalibkan, tiba-tiba Tuhan seperti memberi sebuah pesan pribadi kepada saya, bahwa sejak awal setiap dari kita yang dikasihiNya diberi pilihan untuk menjadi Simon Petrus atau Yudas Iskariot. Pesan ini pada awalnya terkesan agak an...