Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

What is my purpose?

Bisa kita pastikan bahwa setiap hal yang ada di dunia ini diciptakan dengan sebuah tujuan. Bahkan hal yang paling tidak bernilai yang ada dirumah kita, benda yang harganya paling murah sekalipun punya tujuan yang jelas. Agar kita bisa satu paham, perlu diingat bahwa apa yang kelihatan tidak berguna (tidak punya tujuan) buat kita (sampah) belum tentu tidak berguna bagi orang lain. Jika benda yang mati punya tujuan, apalagi kita sebagai manusia yang hidup dan dinamis. Sesuatu yang kita kerjakan tanpa tujuan adalah sia-sia. Lalu bagaimana bagi yang belum aware dengan tujuan hidupnya? Sebuah analogi sederhana, jika kita mau mencari tahu fungsi dan tujuan sebuah alat elektronik, maka kita perlu menghubungi pabrik pembuatnya bukan? As simple as that . Kita adalah ciptaan Bapa kita di Sorga, maka tentu Ia tahu apa yang menjadi tujuan kita.  ( Mazmur 139: 13-16 "Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena keja...

Menjadi Dampak yang Sesungguhnya (Carrying the Gospel with You)

Kehidupan orang (yang katanya) percaya dewasa ini secara umum termasuk cukup ironis. Mengapa dikatakan ironis? Kebanyakan orang (yang katanya) percaya berusaha dengan segenap hatinya untuk mendapatkan hidup yang lebih baik, namun melupakan esensi mengapa mereka harus memiliki hidup yang lebih baik. Layaknya seseorang yang senang makan makanan yang enak, tapi lupa dengan alasan mengapa ia harus makan. Sesuai dengan sifat manusia yang dikatakan strive for excellence (baca: tidak pernah puas), banyak dari kita larut dalam pekerjaan kita, pelayanan kita, atau kegiatan kita untuk terus meningkatkan mutu, pencapaian, pendapatan atau posisi yang kita miliki. Tentu secara sekilas hal ini sesuai dengan ayat Kolose 3:23  yang berkata "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." Mari kita coba renungkan cerita berikut. Ada seorang laki-laki yang ingin memberikan bunga kepada kekasihnya sebagai hadiah kencan malam...

Meresponi Hidup dengan Kasih dan Penguasaan Diri

Dewasa ini, banyak orang yang memiliki label "Kristen" menjadi batu sandungan bagi sesamanya. Hal ini bahkan terjadi di dalam Gereja Allah, baik gereja dalam arti spiritual (komunitas) maupun Gereja dalam artian fisik (tempat). Di dunia ini, orang yang memiliki label "Kristen" secara umum diberikan standar ekspektasi yang lebih tinggi dari yang lainnya. Layaknya pohon berbuah, manusia juga berbuah lewat perbuatannya masing-masing. Dapat dikatakan bahwa buah tersebut merupakan respon kita terhadap apa yang kita terima, dan respon kita ini mencerminkan kualitas diri kita sendiri, bahkan Tuhan Yesus sendiri berkata "Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka." ( Matius 7:16a ) Respon yang kita miliki merupakan cerminan akan sikap dan karakter kita. Orang yang memiliki sikap hormat tentu akan merespon masukan dari orang tua dengan baik, orang yang memiliki sikap hati yang terbuka tentu tidak akan masuk ke dalam perdebatan yang tidak bermanfaat dengan orang...

Teamwork: Bible Case Study

Dari awal diciptakan-Nya manusia, Tuhan selalu memberi visi bahwa manusia adalah makhluk sosial, dan satu sama lain diciptakan-Nya untuk saling melengkapi. Ayat Kejadian 2:18a yang berkata "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja.." tidak hanya dapat diaplikasikan bagi para singles yang sedang mencari pasangan namun juga kepada setiap dari kita, khususnya untuk mengingatkan kita pentingnya untuk bisa bekerja sama dengan orang lain dalam setiap hal yang kita lakukan. Sejak awal manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, spirit teamwork sudah tertanam jelas dalam diri kita. Tidak percaya? Dalam Kejadian 1:26 , Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita ,.." Dari semula Allah sudah menunjukkan bahwa Ia merupakan Trinitas yang kompak, selalu bersama, tidak pernah berkontradiksi satu sama lain, dan saling melengkapi dalam peran Bapa, Putera, dan Roh Kudus, dan selalu satu dalam identitas bersama sebagai ...