Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2020

Dosa yang tidak terlihat

Apa yang seringkali dibahas oleh umat Kristiani umumnya tidak jauh dari kata dosa dan pertobatan. Pada Roma 3:23 tertulis: " Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah ." Selama ini kita selalu diajar untuk menjauhi dosa. Pada saat kita jatuh dalam dosa kita pun diajarkan untuk segera bangkit dan bertobat. Namun, apakah kita sesungguhnya mengerti, apa makna dari dosa? Ada sebagian dari kita yang seringkali mengidentikkan dosa dengan pelanggaran, khususnya pelanggaran akan perintah Allah. Bahkan ada yang berpatokan kepada 10 hukum taurat yang tertulis pada kitab Keluaran 20 . Secara umum tentu hal ini bukanlah sesuatu yang salah, namun sejujurnya hal ini adalah kurang tepat. Dalam Alkitab, pada bagian perjanjian lama ada 8 kata dalam bahasa Ibrani yang diterjemahkan sebagai dosa dalam bahasa Indonesia. Pada perjanjian baru, ada 12 kata dalam bahasa Yunani yang diterjemahkan sebagai dosa. Menariknya, setiap kata ini memiliki definisi yang berbed...

Meneladani Kakak Rohani yang Terbaik

Kita seringkali melihat bahwa seorang adik ingin seperti kakaknya, bahkan banyak sekali kejadian bahwa sang adik bisa melebihi apa yang kakaknya dapat capai. Mengapa hal ini bisa terjadi? Biasanya karena sang adik banyak belajar dari apa yang kakaknya lakukan, mencontohnya dan beradaptasi dengan karakter personal yang dimiliki. Hal ini menjadi pengingat bagi kita yang merupakan anak sulung di dalam keluarga, agar kita bisa memberi contoh yang tepat bagi adik-adik kita. Namun walaupun kita merupakan anak tertua di keluarga, sadarkah kita bahwa kita sebenarnya memiliki seorang kakak sulung sebagai contoh yang nyata juga? Rasul paulus dalam surat Roma 8:29 berkata: Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dalam suratnya yang lain kepada jemaat di Galatia , pasal 4:5-7 ia berkata: Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kep...

Kecaplah kebaikan Tuhan!

Pemazmur berkata: Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! ( Mazmur 34:8 ). Ayat ini merupakan salah satu ayat yang sering dinyanyikan saat kita beribadah di gereja. Ayat ini mengajarkan kita bahwa Tuhan itu baik dan mengajak kita merasakan kebaikan Tuhan di dalam hidup kita. Tapi pernahkah kita sedikit berpikir, mengapa dari semua indera yang kita miliki, Daud mengajak kita untuk mengecap (lidah) lalu kemudian melihat (mata). Ketika saya mencoba merenungkan ayat ini, saya baru mengerti bahwa ketika Daud menyanyikan mazmur ini, kondisi yang dialaminya jauh dari ideal. Pada saat itu Daud sedang dalam pelarian dari Saul yang hendak membunuhnya. Ia terpaksa dengan sangat sedih harus berpisah dari Yonatan ( 1 Samuel 20:41 ), dalam pelariannya ia dan para pengikutnya merasa sangat kelaparan hingga perlu berbohong kepada seorang imam dan memakan roti sajian yang seharusnya tidak boleh mereka makan ( 1 Samuel 21:1-6; Matius 12:3-4 ) tanpa...