Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2025

Menghadapi Goncangan: Apakah Iman Kita Akan Bertahan?

Belakangan ini, sepertinya banyak perubahan besar yang terjadi di dunia, beberapa mungkin terasa baik, beberapa mungkin terasa buruk. Ada perubahan yang memberi harapan, ada juga perubahan yang seakan mengubur harapan kita. Terlebih lagi, kita tidak bisa menghindari perubahan tersebut. Perubahan-perubahan ini terjadi dari berbagai sisi, baik ekonomi, relasi, keluarga, politik, pekerjaan, dan lain-lain. Sayangnya, semakin banyak kita dengar apa yang terjadi, sebagian dari kita semakin apatis dengan dunia ini. Pertanyaannya, bagaimana posisi kita sebagai orang yang percaya kepada Kristus? Apakah kita bisa menghadapi situasi saat ini dengan baik, atau justru kita malah tergoncangkan oleh apa yang terjadi? Kalau bicara mengenai apa yang terjadi di dunia dalam 1 dekade terakhir, mungkin orang-orang yang mendeklarasikan diri sebagai pengikut Kristus seharusnya sudah dapat memperkirakan dan mengantisipasi hal ini, sebab hal ini sudah berulang kali disebutkan dalam Alkitab. Misalnya, dalam kit...

Memilih perspektif yang benar dalam hidup

Secara intrinsik kita paham bahwa secara umum manusia adalah makhluk dengan dimensi yang lebih kompleks dari hewan. Tapi, sadarkah kita, ketika Tuhan menciptakan manusia, aspek apa yang merupakan pembeda utama antara seorang manusia dan seekor hewan? Menurut saya pribadi, aspek paling signifikan yang membedakan kita dengan hewan adalah Kapasitas mental kita yang kompleks dan jauh lebih berkembang. Hewan pada umumnya bergerak dan memutuskan berdasarkan insting semata, atau pada beberapa hewan dengan kemampuan pikir yang lebih baik, hewan juga turut memperhitungkan kejadian-kejadian pada masa lampau yang pernah dialami dalam pengambilan keputusan sederhana. Manusia, karena memiliki ukuran dan struktur otak yang lebih besar dan kompleks, secara umum mampu berada pada tahapan refleksi diri yang lebih tinggi daripada hewan. Hal ini membuat apapun yang manusia lakukan, selalu pada tahapan yang lebih tinggi daripada apa yang seekor hewan bisa lakukan. Meskipun berbagai penelitian membuktikan ...

Kesehatan Mental dalam Perspektif Pengikut Kristus

Topik kesehatan mental adalah topik yang berkembang dan mendapatkan perhatian khusus setelah dunia menghadapi pandemi COVID-19. Bahkan tulisan-tulisan dan berbagai konten pembahasan mengenai kesehatan mental dapat dengan mudah ditemui di berbagai platform saat ini. Namun dalam konteks iman Kristiani, bagaimana kita perlu menyikapi hal ini? Mengingat keadaan bahwa kita ini adalah pribadi roh, yang memiliki jiwa, dan tinggal di dalam tubuh, tentu kesehatan mental atau jiwa kita juga hal yang perlu dikelola dengan baik. Rasul Paulus dalam 1 Tesalonika 5:23 berkata, " Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita ." Artinya kita tidak bisa memelihara hanya sebagian dari hidup kita dan mengabaikan yang lainnya. Tentu hal paling sederhana yang mungkin perlu kita renungkan pertama kali adalah, apakah kita sudah memiliki mental yang sehat? Dewasa ini, self-d...