Pernahkah kamu berusaha memberi sesuatu kepada seseorang namun respon orang yang menerima tidak sesuai dengan harapanmu? Apa yang kamu pikirkan dan rasakan setelah itu? Tahukah kamu bahwa apa yang kemudian kita pikirkan dan rasakan menjadi gambaran seberapa mampu kita menguasai diri kita sendiri? Hari ini kita akan belajar dari Kain dan Habel tentang menguasai diri kita sendiri, khususnya mengenai mengelola ekspektasi dan respon kita ketika memberi. Kejadian 4:3-7 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berse...