Alkitab mencatat bahwa Tuhan tidak pernah memandang manusia sebagai makhluk kecil yang tak berarti. Sebaliknya, sejak awal penciptaan, Allah menyatakan bahwa manusia diciptakan " menurut gambar dan rupa-Nya " ( Kejadian 1:26 ). Itu berarti hidup kita—setiap pikiran, kata, dan tindakan—mengandung potensi untuk merefleksikan karakter Allah di bumi ini. Dalam konteks ini, pernah gak, kita berpikir, apa yang akan terjadi, jika kita tidak ada di dunia ini? Jika suatu hari kita tidak ada, adakah lubang yang terasa kosong di keluarga, komunitas, atau tempat kerja kita? Apakah hidup kita membawa manfaat... atau hanya menjadi konsumen dari kebaikan orang lain? Ini bukan soal eksistensi, tapi soal kontribusi . Alkitab tidak hanya berbicara tentang keberadaan kita, tetapi menggarisbawahi betapa pentingnya fungsi kita bagi sesama . Tuhan menciptakan kita bukan hanya untuk "ada", tetapi untuk "berfungsi" dalam kasih dan kebenaran. Kita hidup di dunia yang terus-men...