Umumnya, ketika dalam usia produktif, maka sebagian besar waktu yang kita miliki, kita investasikan dalam pekerjaan kita. Semua dengan tujuan supaya kita bisa berhasil, tiba di puncak kesuksesan, dan menikmati jerih payah kita dikemudian hari. Yah, manusia mungkin punya definisi kesuksesan masing-masing, punya standar sendiri terkait apa yang hendak dicapai/dimiliki pada titik tertentu. Tapi ada waktunya saya merasa penasaran, how should those who knows and follows God walk the path of successfulness ? Saya tertarik menggali hal ini dari perspektif Raja Salomo, yang konon merupakan raja paling sukses di bangsa Israel. Tuhan Allah sendiri berfirman kepada Raja Salomo: " ...Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau. Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seora...