Skip to main content

Visi 2021

2020 sudah berlalu, sekarang kita sudah memasuki tahun 2021. Tahun yang mungkin belum kelihatan cerah karena pandemi COVID-19 belum juga berlalu dari muka bumi. Tapi jangan sampai apa yang kita lihat saat ini menghalangi kita untuk melihat visi yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Masih ingat ketika Tuhan memberikan visi kepada Abraham? 2 kali Tuhan memberikan visi yang sama kepada Abraham, menggunakan dua pandangan yang berbeda.

Kejadian 13:14-17
Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmu pun akan dapat dihitung juga. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."

Kejadian 15:5-6 
Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Tidak cuma Abraham, namun sepanjang apa yang saya baca, setiap tokoh-tokoh utama di Alkitab selalu mendapatkan visi dari Tuhan. Dan ketika visi itu mereka jalankan, provisi Tuhan turun atas mereka, memampukan mereka untuk memenuhi apa yang Tuhan kehendaki dari hidup mereka. Dalam kehidupan kita, visi juga merupakan sebuah komponen yang penting. Bayangkan jika kita berjalan tanpa tahu jelas ke arah mana kita melangkah dan bergerak, betapa sia-sianya hal tersebut? Visi yang kuat dan jelas memampukan kita untuk mengeluarkan usaha terbaik kita untuk dapat mencapainya, bahkan seringkali memberikan kita tenaga ekstra yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya.

Saking pentingnya visi, tidak hanya orang-orang yang mengenal Tuhan yang mencari dan menciptakan visi. Seluruh orang-orang berhasil di dunia tahu pentingnya visi dan memilikinya. Perbedaan utama yang kita miliki sebagai pengikut Kristus, adalah kita bisa menerima visi terbaik dari Tuhan daripada menjalani visi yang terbatas dari seorang manusia biasa. Mengapa? Karena Tuhan sebagai pencipta kita tahu persis potensi maksimal kita dan apa yang sebenarnya mampu kita lakukan yang seringkali belum kita sadari saat ini.

Lalu bagaimana kita menerima visi dari Tuhan? Kebanyakan yang saya baca di Alkitab, Tuhan memberikan visi secara langsung kepada manusia. Hanya dalam beberapa kasus saja Tuhan menggunakan perantara hamba-hambaNya (yang tentu saja mendengar secara langsung tentang hal tersebut dari Tuhan). Artinya kita harus mampu mendengar suara Tuhan untuk mendapatkan visi dari Tuhan.

Lalu bagaimana kita mendengar secara langsung dari Tuhan? Saya percaya sejatinya Tuhan sudah sering berbicara sepanjang hidup kita. Bukan kita tidak mampu mendengar, hanya saja di masa yang penuh dengan "noise" saat ini kita sulit membedakan mana suara Tuhan, mana suara diri kita sendiri, mana suara dari dunia, dan mana suara dari iblis. Manusia cenderung memilih suara-suara yang terdengar "manis" dan menguntungkan saja dan seringkali mengabaikan suara-suara yang sepertinya membuat hidup atau perasaan jadi tidak nyaman.

Apa contohnya? Misalnya ketika ada dorongan untuk membantu orang lain yang tidak begitu akrab dengan kita, atau bahkan pernah berbuat salah kepada kita. Misalnya ketika ada dorongan untuk menghindari sebuah perbuatan yang kita tahu tidak benar walaupun mengasyikkan atau menguntungkan. Misalnya ketika kita terdorong untuk mendoakan orang lain atau menceritakan tentang pengalaman rohani kita kepada orang lain.

Sesungguhnya suara Tuhan tidak akan bertentangan dengan Firman Tuhan. Selama kita menyadari hal ini maka semakin peka kita dengan suaraNya. Tentu hal ini dibarengi dengan kebiasaan membaca Firman Tuhan dan secara konsisten berkomunikasi dengan Tuhan lewat doa. Pertama kali saya bertemu dengan istri saya, saya juga tidak terbiasa dengan suaranya, namun seiring waktu kami berkomunikasi dengan rutin, sekarang saya dapat dengan mudah mengenali suaranya meskipun tidak melihat istri saya secara langsung.

Banyak cara yang dapat Tuhan gunakan untuk berbicara kepada kita, namun selama kita mengabaikannya, kita tidak akan pernah mendapat apapun dari Tuhan. Visi adalah salah satu hal terbaik yang bisa Tuhan berikan dalam kehidupan kita yang singkat di dunia ini. Visi memungkinkan kita melangkah dan sampai pada titik yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.Dari visilah muncul perencanaan-perencanaan terukur yang mempercepat langkah kita untuk sampai kepada tujuan tersebut. 

Tuhan Yesus sendiri berkata dalam Lukas 14:28, Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? Dari perencanaan inilah provisi yang Tuhan berikan kita alokasikan dengan tepat sesuai hikmat yang kita terima dari Tuhan. Perencanaan ini perlu ditulis dengan jelas dalam format "goals", tidak cukup hanya kita pikirkan saja. Apa yang tidak kita tulis cenderung akan kita lupakan dan setiap perencanaan yang kita lupakan jarang sekali terpenuhi.

Jangan biarkan 2021 menjadi sebuah kesia-siaan karena kita berjalan tanpa arah. Bangun komunikasi dengan Tuhan supaya kita bisa menerima visi dan hikmat dari Tuhan untuk mengelola hidup kita. Kita boleh beriman bahwa tahun ini akan menjadi sebuah tahun yang baik bagi kita, namun jika kita tidak melakukan apa-apa maka tidak akan ada apapun yang akan kita terima. Pada Yakobus 2:20 ada tertulis Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?

Menuliskan goals adalah langkah kecil dan sederhana yang bisa dilakukan semua orang, sebelum dilanjutkan dengan langkah-langkah besar pada saat menjalankannya. Menuliskan goals terlihat merupakan sebuah perkara sepele, namun orang-orang yang tidak setia pada perkara kecil, biasanya tidak konsisten dalam perkara besar. Mari kita mulai langkah-langkah kecil untuk diri kita sendiri, membaca Firman Tuhan, berdoa, meminta visi, menuliskan visi dan goals, dan melakukannya untuk meraih janji Tuhan yang diberikan kita pada Yeremia 29:11Rencana-rencana itu bukan untuk mencelakakan kamu, tetapi untuk kesejahteraanmu dan untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan. Tuhan Yesus memberkati!

Comments