Skip to main content

Yesus memberi makan lima ribu orang [Bagian 1]

Cerita Yesus memberi makan lima ribu orang terdokumentasi dalam 4 kitab (perikop) yang berbeda dalam alkitab: Matius 14:13-21; Markus 6:30-44; Lukas 9:10-17; dan Yohanes 6:1-13

Cerita ini memiliki banyak hal yang bisa dipelajari, menurut apa yang saya bisa pahami, baik dari pemikiran saya pribadi, maupun dari pemikiran orang lain yang bisa saya serap. Perikop ini saya bahas menjadi beberapa bagian kecil. Semoga bermanfaat. Tuhan Memberkati.

Bagian Pertama: Mengikut Kristus


Matius 14:13-14
Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.

Markus 6:30-34
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat. Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Lukas 9:10-11
Sekembalinya rasul-rasul itu menceriterakan kepada Yesus apa yang telah mereka kerjakan. Lalu Yesus membawa mereka dan menyingkir ke sebuah kota yang bernama Betsaida, sehingga hanya mereka saja bersama Dia. Akan tetapi orang banyak mengetahuinya, lalu mengikuti Dia. Ia menerima mereka dan berkata-kata kepada mereka tentang Kerajaan Allah dan Ia menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan.

Yohanes 6:1-4
Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu danau Tiberias. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit. Dan Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan murid-murid-Nya. Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat.


Poin yang didapat:


#1 Pada waktu itu, murid-murid Tuhan Yesus baru saja kembali setelah diutusNya untuk mengerjakan banyak hal. (Markus 6:30) Tuhan Yesus hendak menyingkir dan mengasingkan diri ke tempat yang sepi bersama murid-muridNya agar mereka bisa beristirahat.
  • Pada Markus 6:6-13; Matius 10:5-15; dan Lukas 9:1-6, Tuhan Yesus mengutus kedua belas muridNya untuk mengelilingi segala desa, melakukan banyak hal (menyembuhkan orang sakit dengan mengoleskan minyak, membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta, mengusir setan-setan) dan memberitakan hal tentang Kerajaan Sorga (Injil). Hal ini (memberitakan Injil) juga merupakan perintahNya kepada kita (Matius 28:16-20), dan Yesus juga akan memelihara kita layaknya Ia membawa murid-muridNya beristirahat setelah melakukan pekerjaan yang diperintahkanNya.
  • Yesus membawa mereka beristirahat dengan cara menyingkir dan mengasingkan diri ke tempat yang sepi. Hal ini menggambarkan bahwa Tuhan Yesus menginginkan waktu yang pribadi dan berkualitas dengan murid-muridNya, sama halnya dengan yang Ia inginkan dengan kita.
#2 Namun kasih Tuhan Yesus terlebih besar kepada orang-orang yang secara serius mencari dan mengikutiNya, bahkan mereka mendahuluiNya melalui jalur darat dan menunggu Tuhan Yesus di pinggir danau hingga Ia mendarat. Tergerak oleh belas-kasihanNya, Tuhan Yesus pun mengajar tentang Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang-orang yang sakit.
  • Terkadang kita merasa bahwa orang lain yang sepertinya biasa-biasa saja dalam rohaninya bisa mendapatkan berkat lebih, atau pengalaman yang lebih luar biasa bersama Tuhan Yesus, kita perlu mengingat bahwa meskipun Yesus mengasihi kita, namun Ia terlebih lagi mengasihi dunia. KasihNya tidak terbatas hanya pada segelintir orang, bahkan tidak terbatas hanya pada orang-orang terdekatnya saja. Kita sebagai orang yang sudah dibenarkan perlu mengingat, Tuhan Yesus sendiri berkata pada Markus 2:17b "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
  • Disini kita juga bisa melihat bahwa ada 2 cara orang mengikut Tuhan Yesus:
    • Orang yang mendengar tentang Tuhan Yesus dan mengikut Yesus melalui jalan darat dari kota-kota mereka (Matius 14:13)
    • Orang yang mengikut Tuhan Yesus setelah melihat mujizat-mujizat yang diadakan olehNya (Yohanes 6:2)
  • Ini merupakan pelajaran bagi kita, yang diberi tugas untuk menyebarkan Kabar Baik tentang Kristus, bahwa orang harus bisa mendengar banyak hal positif tentang Tuhan Yesus atau melihat apa yang dikerjakan olehNya untuk mau mengikut Dia. Anggapan bahwa kita bisa menunggu Tuhan untuk menghampiri mereka secara pribadi bukanlah satu-satunya solusi agar dunia bisa mengenal Kristus. 2 kata kunci yang harus kita ingat, "MENDENGAR" dan "MELIHAT."
#3 Setelah Yesus mendarat, Ia melakukan banyak hal & mujizat, lalu Ia naik ke atas gunung (Yohanes 6:3)
  • Di bagian ini juga dapat dipahami bahwa ada 2 jenis pengikut Kristus:
    • Orang yang hanya mengikut Kristus hingga tepi danau
    • Orang yang mengikut Kristus hingga naik ke atas gunung
  • Perlu diingat bahwa gunung yang disebut disini termasuk dalam kategori dataran tinggi (Golan Heights) yang sepi dan sunyi. Secara nalar, tidak mungkin semua yang mengikut Yesus hingga tepi danau, mau mengikut Yesus hingga ke atas gunung, dan hanya orang-orang yang mau untuk mengikut Dia sampai ke atas gunung-lah yang mengalami mujizat 5 roti dan 2 ikan.

Comments